Mewaspadai Fase Kritis Perkembangan Bayi Anda

fase kritis perkembangan janin

Dalam setiap kehamilan bun, setiap wanita memiliki kemungkinan 3-5% memiliki bayi yang lahir dengan kecacatan.

Resiko ini disebut dengan background resiko.

Artikel ini akan membicarakan tentang fase kritis periode perkembangan dan tipe kecacatan yang dihasilkan dari paparan pada setiap fase perkembangan selama kehamilan.

Namun informasi ini bun, tidak perlu anda pandang sebagai nasihat medis atau nasihat dari dokter, karena ini adalah berdasarkan dari pengalaman dan pengetahuan saja.

Apa itu Periode Kritis Perkembangan Bayi?

Setiap bagian tubh bayi akan terbentuk pada waktu yang berbeda selama kehamilan. Selama waktu ini, bagian tubuh tersebut sangat sensitif terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh pengobatan, alkohol, atau paparan kimia yang lain.

Kita menyebut masa ini sebagai Periode Kritis Perkembangan Bayi, untuk bagian tubuh tersebut.

Apakah Resiko Suatu Kecacatan Berubah Selama Kehamilan?

Ya, resiko ini tergantung pada bagian tubuh apa yang sedang berkembang pada saat terpapar oleh zat asing tersebut.

Begitu bagian tubuh tersebut telah terbentuk sempurna, maka dia tidak lagi berada pada resiko terkena cacat, meski beberapa paparan zat kimia masih dapat mempengaruhi pertumbuhan dan fungsinya.

Grafik dibawah menunjukkan periode kritis perkembangan pada beberapa bagian tubuh yang berbeda.

Grafik dimulai dari waktu dimana sel telur dan sperma bertemu, sementara minggu yang tertera adalah grafik dari Masa Embrio atau Masa Janin” selama kehamilan.

Dengan catatan bahwa hal ini berbeda dengan cara umum menghitung masa kehamilan yang disebut gestational age.

Gestational age dimulai sejak hari pertama haid terakhir, dan biasanya dimulai 2 minggu sebelum bayi terbentuk.

Bagian warna biru yang gelap menunjukkan kapan setiap bagian berada pada masa paling sensitif terhadap paparan dan berada pada resiko terjadinya kecacatan.

Kecacatan umumnya diklasifikasikan sebagai MAJOR karena mereka memberikan masalah yang berat dan membutuhkan operasi atau pengobatan untuk memperbaikinya.

Cacat jantung, cacat otak, cacat kaki adalah contoh dari cacat major.

Sementara bagian biru terang, menunjukkan bagian yang masih teresiko pada cacat minor dan cacat fungsional.

Cacat minor ini tidak menyebabkan masalah signifikan pada kesehatan dan umumnya tidak membutuhkan pengobatan atau operasi,

Cacat minor dapat bervariasi seperti kuping lebar, mata lebar, dan beberapa tanda lahir, adalah contoh dari cacat minor.

Baik cacat major atau minor adalah cacat fisik, yang berhubungan dengan struktur tubuh,

Sementara, cacat fungsional mengubah bagaimana bagian tubuh berfungsi tanpa mengubah struktur dari fisiknya.

Idiot, pendengaran terganggu, mata minus, adalah contoh dari cacat fungsional.

Grafik dibawah juga menunjukkan lokasi dimana paling sering cacat terjadi setiap minggu selama kehamilan.

Pada dasarnya, cacat major pada tubuh dan organ dalam terjadi pada 3-12 minggu setelah berhubungan.

Cacat minor dan fungsional termasuk yang mempengaruhi otak, umumnya terjadi pada pertengahan masa kehamilan.

grafik perkembangan janin

Apa resiko terbesar dari paparan yang berbahaya pada awal kehamilan?

Paparan dari zat yang berbahaya pada awal kehamilan memiliki resiko terbesar yaitu keguguran.

Sel telur yang telah dibuahi akan membelah dan menempelkan dirinya pada bagian luar dinding rahim pada 2 minggu pertama perkembangannya.

Paparan zat berbahaya pada masa ini, akan mengganggu proses penempelan embrio pada dinding rahim ini.

Paparan berbahaya pada masa ini juga dapat merusak sebagian atau semua bagian sel yang akan berkembang menjadi embrio.

Masalah pada proses penempelan dan masalah sel yang rusak keduanya dapat berujung pada keguguran.

Dan keguguran ini, terkadang terjadi bahkan sebelum sang wanita sadar bahwa dirinya telah hamil.

Paparan yang lebih ringan pada masa ini mungkin hanya akan merusak beberapa bagian kecil embrio sel yang sedang berkembang.

Sel embrio ini memiliki kemampuan menyembuhkan diri lebih besar di awal tahap perkembangannya, daripada nanti pada tahap telah menjadi janin.

Apa resiko terbesar dari paparan zat berbahaya pada trimester pertama kehamilan?

Paparan berbahaya pada trimester pertama memiliki resiko tertinggi yang menyebabkan kecacatan mayor.

Ini karena banyak tahap pertumbuhan dan perubahan tubuh terjadi pada masa ini. Kebanyakan bagian tubuh akan terbentuk pada trimester pertama.

Ini termasuk kepala, lengan, kaki, tulang punggung.

Organ dalam bayi juga mulai terbentuk pada masa ini, beberapa diantaranya mulai dari jantung, organ pencernaan dan paru paru.

Apa resiko terbesar paparan berbahaya pada trimester kedua dan ketiga selama kehamilan?

Paparan berbahaya pada trimester kedua dan ketiga dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan cacat minor.

Pertumbuhan adalah bagian yang penting pada trimester kedua dan ketiga.

Struktur dan organ dalam yang tumbuh dan terbentuk pada trimester pertama, akan berkembang dan membesar pada trimester kedua dan ketiga.

Bayi yang mengalami masalah pertumbuhan, akan tumbuh lebih kecil, … atau justru lebih besar dari rata rata.

Perbedaan ukuran tubuh ini dapat memberikan bayi resiko pada beberapa masalah kesehatan.

Ikuti tips meningkatkan berat badan janin ini, bila janin anda memiliki berat  yang kurang.

Paparan berbahaya pada trimester kedua dan ketiga juga dapat menyebabkan cacat fungsional seperti masalah dalam pembelajaran.

Otak adalah bagian pusat sistem syaraf dan dia berkembang sepenuhnya dari awal hingga akhir masa kehamilan.

Sebagian besar struktur otak akan tumbuh dan berkembang sampai sekitar 16 minggu usia janin.

Namun, otak akan terus berkembang sampai akhir kehamilan, dan akan terus berkembang lagi setelah lahir dan selama masa kanak kanak.

Penggunaan obat obatan tertentu pada masa akhir kehamilan juga ada yang dapat menyebabkan kelahiran lebih awal.

Untuk itu, selalu laporkan kepada dokter atau bidan anda, tentang semua obat dan suplemen yang anda konsumsi selama trimester akhir kehamilan.

Apakah ini berarti paparan berbahaya pada suatu waktu selama kehamilan, bisa jadi tidak berbahaya di waktu lain ?

Ya. Bayangkan dokter memberikan anda pengobatan yang baru untuk anda konsumsi pada trimester ketiga anda.

Misalnya kita sebut sebagai “Pengobatan A”.

Anda membaca bahwa pengobatan A ini meningkatkan resiko terjadinya cacat jantung.

Ini artinya, bayi anda akan memiliki peluang paling besar mengalami cacat jantung jika sang ibu mengkonsumsi pengobatan A ini pada masa kritis perkembangan jantungnya.

Kita tahu berdasarkan tabel diatas bahwa perkembangan jantung ada pada minggu ke 3 sampai ke 6 perkembangan embrio.

Ini artinya penggunaan pengobatan A pada trimester ketiga tidak akan menyebabkan kecacatan jantung.

Anda harus selalu membicarakan kepada dokter anda sebelum memulai atau berhenti melakukan konsumsi obat obatan selama kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *